Alami Stroke, Mat Solar Tetap Setia Dampingi Anak Wisuda

Mat Solar duduk di kursi roda saat foto bersama keluarganya (Foto: dok. its.ac.id)

Jakarta: Aktor dan komedian Mat Solar saat ini dalam keadaan sakit stroke. Meski begitu, pria bernama asli Nasrullah itu tetap menyempatkan diri menghadiri wisuda sang anak, Mikhail Ali Sidqi.

Kehadiran Mat Solar membuat pihak rektorat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersentuh. Dalam foto yang diunggah situs resmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Mat Solar tampak sedang berfoto bersama keluarga mengenakan pakaian serba putih.

Mat Solar yang dulu bertubuh tambun, sekarang terlihat lebih kurus. Dia sekarang lebih banyak beraktivitas menggunakan kursi roda.

“Ini adalah contoh orang tua yang sangat baik dalam melaksanakan tanggung jawabnya,” kata Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD dalam situs resmi ITS.

Putra Mat Solar, Mikhail Ali Sidqi memang diumumkan sebagai wisudawan berprestasi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Hal itulah yang membuat Mat Solar rela menghadiri wisuda sang anak.

Aktor yang identik dengan sitkom Bajaj Bajuri itu mengaku bangga dengan pencapaian anaknya. Dia berharap ilmu yang dimiliki anaknya dan sarjana lain bisa berharga untuk negara.

“Wisudawan ini memiliki banyak pengetahuan tentang pemanfaatan sumber daya laut. Sangat rugi apabila tidak diimplementasikan pada negara Indonesia,” kata Mat Solar.

Mat Solar dikabarkan terkena stroke sejak 2015. Dua bulan belakangan, Mat Solar kembali terkena stroke dan kondisinya melemah hingga harus menggunakan kursi roda. Hingga saat ini, Mat Solar menjalani terapi akupuntur di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta Selatan.

Mat Solar saat ini berusia 55 tahun. Dia memulai karier di dunia hiburan sejak 1978. Dia lebih dikenal berkat perannya sebagai Bajuri di sinetron Bajaj Bajuri dan sinetron Tukang Bubur Naik Haji.
(ELG)

Mat Solar Berjuang Pulih dari Stroke

Jakarta: Nasrullah, aktor yang dikenal sebagai Mat Solar kini dikabarkan mengalami stroke. Kondisi kesehatan aktor komedi situasi Bajaj Bajuri dan sinetron Tukang Bubur Naik Haji itu ramai diberitakan setelah putranya, Mikhail Ali Shidqi diumumkan sebagai wisudawan berprestasi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Sabtu, 15 September 2018.

Mikhail mengambil studi Teknik Sistem Perkapalan. Dia juga terlibat dalam tim Marine Solar Boat yang fokus pada pengembangan teknologi perkapalan ramah lingkungan. Konsistensi Mikhail dalam bidang itu membawanya pada berbagai kompetisi tingkat dunia.

Kehadiran Mat Solar pada acara wisuda sang anak menarik perhatian Rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermana MScES PhD. Mengutip laman resmi ITS, Rektor Joni terharu melihat kegigihan Mat Solar yang tetap hadir menghadiri acara wisuda putranya dengan menggunakan kursi roda.

“Ini adalah contoh orangtua yang sangat baik dalam melaksanakan tanggungjawabnya,” papar guru besar Teknik Lingkungan itu.

Menariknya, Mat Solar tidak hanya hadir, namun juga memberikan sedikit pandangannya terkait bidang studi anaknya.

“Dengan adanya tol laut, ilmu dari wisudawan ini mampu diimplementasikan,” kata Mat Solar, dikutip dari laman resmi ITS.

Mat Solar sebenarnya jadi bagian dari para seniman yang peduli pada pendidikan formal. Dia sempat terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Indonesia, jurusan Sosiologi. Sayang, Mat Solar drop-out dan memilih kembali ke dunia seni yang sudah ditekuninya sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.

Kembali ke soal kesehatan Mat Solar, mengutip laporan Tabloid Bintang, istri Mat Solar Ida Nuralaila mengatakan Mat Solar terkena stroke sejak 2015. Sejak dua bulan lalu, kondisi Mat Solar kembali melemah dan harus menggunakan kursi roda. Sementara dari laporan yang dikutip dari Kumparan, stroke yang dialami Mat Solar bermula dari penyakit diabetes.

Belakangan, kondisi kesehatan Mat Solar diliput oleh beberapa media. Dalam salah satu kesempatan, Mat Solar yang masih dalam masa pemulihan berupaya keras meladeni kehadiran media dengan mengucapkan sepenggal permohonan maaf yang dia tujukan untuk masyarakat dan terutama penggemarnya.

“Saya ingin minta maaf sama permirsa jika selama saya menjadi publik figur ada kelakuan dan perkataan saya yang tidak berkenan di hati saudara-saudara, maafkan saya,” kata Mat Solar.

Mat Solar kini tengah menjalani terapi akupuntur di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta.

Saat ini, Mat Solar berusia 55 tahun. Sudah lebih dari 30 tahun Mat Solar hadir di panggung hiburan Indonesia. Daya tarik Mat Solar yang juga menjadikannya ikonik tidak lain dari logat Betawi dan banyolan spontannya dalam berbagai lakon. 
 

(ASA)

Susy Susanti Komentari Aksi Buka Baju Jonatan Christie di Asian Games 2018

Susy Susanti. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Susy Susanti yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI periode 2016-2020 menanggapi aksi buka baju atlet bulutangkis Jonatan Christie dalam Asian Games 2018. Aksi tersebut viral di media sosial sehingga nama atlet berusia 21 tahun

“Ya masing-masing kan punya cara masing-masing ya. Mungkin dia dengan keringat yang banyak sebetulnya mungkin dia juga tidak sengaja, karena setiap atlet itu tidak boleh ganti pada saat pertandingan belum selesai,” papar Susy di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Jojo kerap melepas kaus yang dikenakan usai pertandingan. Hal ini menarik perhatian warganet dan menjadi salah satu isu terhangat di Asian Games 2018.

“Boleh ganti pada saat mungkin tengah-tengah, tapi kan dengan basah kuyup seperti itu otomatis dia juga kurang nyaman. Pada saat terakhir dia buka baju bukan hal yang disengaja atau apapun tapi mungkin dia juga ingin cepat untuk ganti, karena kan otomatis kalau terlalu lembab tidak bagus untuk kesehatan,” jelasnya.

Berkat aksi atlet yang akrab disapa Jojo itu, namanya kerap disorot oleh warganet. Namanya semakin melejit ketika berhasil membawa medali emas untuk Indonesia.

Selain itu, belum lama ini nama Jonatan Christie masuk dalam daftar 100 pria tampan di seluruh dunia versi TC Candler. Jonatan Christie turut mendapat pekerjaan sebagai bintang iklan untuk salah satu produk kesehatan pereda masuk angin.
 

(ELG)

Lana Del Rey Ingin Merilis Buku Puisi

Jakarta: Penyanyi Lana Del Rey menyenpatkan waktu menulis puisi di tengah kesibukan jadwal panggung dan persiapan materi album kedua. Setidaknya sudah ada 13 puisi panjang yang ditulis penyanyi berusia 33 tahun itu.

“Aku memiliki 13 puisi yang disatukan, lalu berpikir, ‘Wow, halaman-halaman ini menumpuk.’ Maksudku mudah untuk membuat haikus karena hanya tiga baris, 30 halaman haikus dengan kisaran 200 kata,” papar Lana, dikutip dari NME.

Namun, Lana merasa tumpukan puisi itu dirasa terlihat seperti kumpulan naskah, bukan buku. Lana ingin menerbitkan puisi itu sendiri. “Tapi aku tidak cukup baik untuk mendistribusikannya,” kata Lana.

Buku puisi itu nantinya akan diberi judul Violent Bent Backwards Over the Grass. “Itu diambil dari baris pertama dalam puisi favorit yang aku tulis. (Gadis kecil) berusia 7 tahun dengan bunga dandelion yang digenggam erat di tangannya,” ungkap Lana.

Lana Del Rey akan meluncurkan album keenam Norman Fucking Rockwell pada 2019. Album ini diperkenalkan lewat singel Mariners Apartment Complex yang dirilis 12 September lalu dan singel Venice Bitch pada 18 September lalu.
 

(ASA)

Sutradara Oscar Lamar Kekasih di Panggung Emmy

California: Glenn Weiss, sutradara seremoni Academy Awards atau Piala Oscar ke-90, meraih satu Piala Emmy untuk kategori Directing for a Variety Special. Dalam pidato kemenangan di podium Emmy, Glenn menggunakan kesempatan itu untuk melamar kekasihnya, Jan Svendsen.

Acara puncak Primetime Emmy Awards ke-70 diadakan di Microsoft Theater, Los Angeles, pada Senin malam, 17 September 2018 waktu setempat. Glenn menjadi salah satu pemenang atas perannya sebagai sutradara seremoni Piala Oscar yang disiarkan di ABC pada awal Maret lalu.

Glenn, seperti dilaporkan EW, naik ke panggung, menerima piala, dan memberi pidato singkat di podium. Dia mengawali dengan ucapan terima kasih kepada anak-anaknya dan penghormatan kepada sang ibu, yang meninggal dua pekan sebelumnya.

“Ibu selalu yakin akan menemukan cahaya cerah dalam berbagai hal, dan dia mengagumi Jan pacarku. Jan, kamu adalah cahaya cerah dalam hidupku dan benar kata Ibu: Jangan pernah melepaskan cahayamu,” kata Glenn, seperti terdengar dalam tayangan yang diunggah Television Academy di YouTube.

“Kamu bertanya-tanya kenapa aku tidak suka memanggilmu sebagai pacarku?” tanya Glenn kepada Jan, “karena aku ingin memanggilmu sebagai istriku.”

Seketika para tamu di Microsoft Theater langsung menyambut berdiri dengan riuh dan tepuk tangan. Sebagian terharu dan meneteskan air mata, seperti Claire Foy. Jan pun maju ke atas panggung. “Aku belum bertanya,” ujar Glenn, berusaha menenangkan para tamu.

“Ini adalah cincin yang ayahku pakaikan ke jari ibuku 65 tahun lalu. Buat saudara-saudaraku, aku tidak mencuri cincin ini, Ayah tahu aku punya ini, oke?” kata Glenn sambil memegang tangan Jan di panggung.

“Jan, aku ingin memakaikan cincin, yang pernah dipakai ibuku, ke jarimu di di hadapan semua orang ini dan di hadapan ibuku dan orangtuamu yang sedang menonton, dari atas,” ucap Glenn yang kemudian berlutut, “Maukah kau menikah denganku?”

Jan langsung mengangguk dan mereka berciuman. Para tamu menyambut dengan tepuk tangan lebih meriah.

“Terima kasih Academy! Terima kasih untuk setiap orang!” seru Glenn sebelum turun panggung.

Glenn adalah produser dan sutradara televisi kelahiran 1961. Dia sudah 24 kali menjadi nomine Emmy sejak 2003 dan meraih 14 kemenangan.

(ELG)

Taylor Swift Diancam akan Dibunuh

Los Angeles: Penyanyi Taylor Swift kembali mendapat teror dari seorang penguntit. Eric Swarbrick, warga asal Tennessee dilaporkan mengirim surat teror memperkosa dan membunuh Taylor Swift sejak September dua tahun lalu.

“Aku ingin memperkosa Taylor Swift. Ini alasan mengapa aku membenci Taylor Swift. Ini caraku untuk mengetahui aku adalah belahan jiwa Taylor Swift,” tulis Eric dalam pesan kepada Taylor, dilansir TMZ.

“Aku tidak akan ragu untuk membunuhnya dan tidak ada satupun di antara kalian, pengacara atau hukum yang akan terlibat. Ingat siapa aku,” tulis Eric.

Kabarnya, penyanyi berusia 26 tahun itu sudah melayangkan surat permohonan penahanan terhadap Eric setelah memyebabkan Taylor mengalami stres, khawatir berlebih dan ketakutan. Pihak hakim kemudian meminta Eric berhenti dan menjauh dari kediaman Taylor.

Penguntit Taylor sebelumnya, Roger Alvarado sempat masuk ke kediaman Taylor di New York. Ada juga penguntit lain, Frank Andrew Hoover yang mengancam akan membunuh Taylor Swift dikenakan percobaan masa tahanan 10 tahun. Pria lain bernama Julius Sandrock, sempat ditahan pihak kepolisian karena tertangkap sedang mengawasi kediaman Taylor di Beverly Hills sambil mengenakan masker dan membawa pisau.

(ASA)