Kanye West: Media Sosial dapat Beri Tekanan untuk Bunuh Diri

Jakarta: Musisi hip-hop ternama Kanye West berpendapat media sosial turut memberi tekanan pada kesehatan mental seseorang, bahkan bisa berujung pada dorongan untuk bunuh diri.

“Ada orang-orang yang bunuh diri karena tidak mendapatkan likesĀ (perasaan diterima di media sosial),” kicau Kanye, Sabtu, 22 September 2018.

Menurut Kanye, ragam angka di media sosial yang terkait dengan popularitas seseorang mampu memberikan tekanan tersendiri. Bahkan membawa dampak negatif di kehidupan nyata.

“Kita seharusnya dapat berpartisipasi di media sosial tanpa memperlihatkan seberapa banyak pengikut kita atau like yang kita dapatkan.”

“Seperti bagaimana cara kita mengnonaktifkan fitur komentar, seharusnya kita bisa mengnonaktifkan tampilan jumlah pengikut kita. Itu membawa dampak negatif terkait bagaimana kita merasa dihargai,” lanjut Kanye.

Dilansir dari artikel yang dipublikasikan The Guardian, dalam kurun lima tahun terakhir (2012-2015), bunuh diri di kalangan remaja meningkat 23 persen. Hal itu diduga kuat tidak lepas dari kebiasaan para remaja menghabiskan waktu di depan layar ponsel, yang menyebabkan timbul perasaan tidak bahagia dan merasa tidak berguna, kemudian berujung pada depresi. Hal itu diperparah dengan berbagai kejadian perundungan di media sosial yang terbukti memicu bunuh diri di sejumlah negara.

(ASA)