Charles Aznavour, Penyanyi Berjuluk ‘Frank Sinatra dari Prancis’ Meninggal

Jakarta: Penulis lagu sekaligus penyanyi Armenia-Prancis, Charles Aznavour meninggal dunia pada Senin, 1 Oktober 2018.

Charles meniti karier di dunia musik selama 8 dekade dan mendapat julukan sebagai Frank Sinatra dari Prancis, terutama ketika dia membawakan lagu She yang populer ketika dirilis perdana 1974.

Karya musik penyanyi bernama lengkap Shahnour Varinag Aznavourian ini terjual hingga 100 juta rekaman di 80 negara di dunia, dilansir dari NME. Ada 1.200 lagu yang direkam dalam 7 bahasa berbeda di 90 negara selama 50 tahun berkarier.

Selain namanya cemerlang di industri musik, Aznavour memiliki relasi dekat dengan negara Armenia. Dia kemudian ditunjuk sebagai duta besar Armenia untuk Switzerland pada 2009 sekaligus menjadi delegasi dari Armenia untuk PBB di Jenewa.

Beberapa kerabat mengucapkan belasungkawa melalui cuitan di Twitter, seperti Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer. Jean mengucapkan terima kasih kepada Aznavour atas karya musik dan sinematografi yang dibuatnya memberikan semangat hidup. Menurut Jean, karya Aznavour dapat mewujudkan semangat Prancis dalam dimensi paling universal.

Ungkapan duka cita juga diungkapkan dari kelompok kalangan sineas Inggris British Film Institute dan pembawa acara televisi Amerika Serikat Araksya Karapetyan.

“Sedih ketika melaporkan kabar kematian penyanyi legendaris Prancis-Armenia Charles Aznavour. Dia dideskripsikan sebagai Frank Sinatra dari Prancis. Karya musiknya terjual hingga 180 juta rekaman sepanjang hiduonya, tampil dalam 60 judul film dan pernah menjadi aktivis serta advokat untuk Armenia. Dia meninggal di usia 94 tahun,” tulis Araksya.

Dalam foto yang diunggah BFI tampak Aznavour muda bermain dalam film Shoot the Piano Player (1960) arahan sutradara Fran├žois Truffaut.

“Berpulang dengan damai penyanyi, penulis dan aktor Charles Aznavour yang meninggal dunia di usia 94 tahun,” tulis akun BFI.

(ELG)