Paris Hilton Bermimpi Segera Punya Anak

Los Angeles: Paris Hilton mendambakan sosok anak di kehidupannya. Meski dia baru putus dari tunangannya, Chris Zylka, selebriti berusia 37 tahun itu tengah mencari pendonor sperma untuk memiliki anak.

Menurut laporan Heat Magazine, seorang narasumber mengatakan, Paris Hilton menginginkan pendonor sempurna. Hal ini dinilai akan cukup sulit baginya lantaran kriteria pendonor yang terlalu tinggi.

“Dia mencari pendonor anonim yang sangat rupawan, IQ tinggi, dan memiliki silsilah keluarga yang baik,” ungkap seorang narasumber, dikutip dari Aceshowbiz.

Selebriti yang juga dikenal sebagai pebisnis itu tak bermaksud mencari pendonor dengan latar belakang keluarga miliuner. Dia tidak menyerah mendata nama-nama pendonor di seluruh dunia.

Sikapnya ini sebagai bentuk pembuktian bahwa dia bisa menjadi orangtua tunggal sekaligus businesswoman tanpa bantuan pria di sampingnya.

Kabar ini muncul digadang-gadang karena perasaan iri Paris Hilton kepada saudarinya, Nicki Hilton yang telah berkeluarga dan memiliki dua orang anak. “Dia cemburu,” ungkap narasumber itu.

Bulan lalu, Paris Hilton membatalkan pertunangannya dengan Chris Zylka setelah dilamar pada awal tahun ini di kawasan Aspen, Colorado. Chris Zylka melamar Paris Hilton dengan cincin senilai USD2 juta atau setara Rp26 miliar.

Paris memilih berpisah dari Chris Zylka dengan alasan ingin menikmati ‘me time’. Dia bahkan mendoakan agar Chris segera menemukan pasangan dan memiliki anak.

(ELG)

Jeihan Sukmantoro Kembali Gelar Pameran Lukisan

Jakarta: Seniman Jeihan Sukmantoro kembali menggelar pameran lukisan di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Minggu 9 Desember 2018. Seperti pada pagelaran sebelumnya, seniman kaliber internasional kelahiran Surakarta itu masih menampilkan sejumlah lukisan didominasi perempuan.

Gambaran ini sebagai bentuk kekaguman sang pelukis terhadap kaum perempuan.

“Saya pengagum perempuan. Menurut saya hidup ini diawali dan diakhiri oleh perempuan. Lihat kromosom. Perempuan XX. Laki-laki mengandung perempuan, XY. Terjadi kehidupan dimulai dari perempuan,” papar seniman berusia 80 tahun itu, Minggu, 9 Desember 2018.

“Virus plasma dia membelah diri, dia mempunyai unsur perempuan. Laki-laki punya unsur perempuan tapi di perempuan enggak ada (unsur laki-laki),” sambungnya.

Salah satu lukisan perempuan terbaru Jeihan adalah potret Mooryati Soedibyo, Presiden Direktur Mustika Ratu yang turut hadir dalam pameran lukisan Jeihan.


Jeihan bersama dengan Mooryati dan para kolega, saat pembukaan pameran di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu, 9 Desember 2018. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

“Perempuan adalah ibu peradaban. Peran perempuan direduksi ke belakang, kemudian pendamping, pengiring. Maka saya banyak bicara pada para perempuan, jangan ikut-ikutan menuntut hak sama. Perempuan punya hak duluan daripada laki-laki. Sebab kemudian dipinjam atau diambil oleh laki-laki. Maka kalau menuntut mustinya minta kembali haknya bukan minta persamaan hak. Karena sejak semula perempuan punya hak duluan daripada laki-laki. Cuma dimanipulasi oleh laki-laki,” paparnya lagi.

Jeihan memiliki ciri khas yang sudah tak asing di setiap goresan lukisan manusia yakni berupa warna mata hitam penuh. Dia memaknainya sebagai sebuah misteri kehidupan.

“Makna mata hitam dalam lukisan saya, sesungguhnya kita semua telah berjalan dalam kegelapan misteri. Kita tak pernah tahu apa yang terjadi nanti,” tuturnya.


Lukisan potret Ibu Mooryati Soedibyo yang dilukis oleh Jeihan (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

“Sejak pertama saya melukis usia 14 tahun. Yang persis realis selalu jadi masalah kok enggak bisa pas (gambar mata). Sekali sekali waktu kok malah pas. Kita gambar realis kok enggak kena-kena, selalu ngambang. Terus saya merenung. Saya jujur bukan mengada-ngada. Kita sebenarnya hidup dalam kegelapan misteri,” kisahnya.

Pagelaran ini menurutnya mungkin akan menjadi pameran terakhir yang digelar. Sebab, di usia 80 tahun kini Jeihan tengah mengalami komplikasi penyakit. Salah satunya kanker tenggorokan.

“InsyaAllah, karena apa? Terus terang. Seperti saya katakan rupanya saya sendiri alami. Rupanya memang terwujud dalam diri saya. Puncak gerak diam, puncak tahu tak tahu. Saya sudah mulai melemah, melamban,” tuturnya.

“Saya rindu ‘pulang’, maka saya ingin kira-kira InsyaAllah kalau saya melepas napas terakhir setelah salat dhuha. Hari terang, hati tenang, bunga kembang, burung terbang, aku pulang,” pungkasnya.

(ASA)

Bangganya Shah Rukh Khan Putrinya Dapat Peran Juliet

Mumbai: Aktor kawakan Bollywood Shah Rukh Khan tampaknya mulai menunjuk generasi penerusnya di panggung hiburan Bollywood. Suhana Khan, putri Shah Rukh Khan didapuk memerankan tokoh Juliet dalam panggung drama kampus Romeo dan Juliet pada akhir November lalu.

Shah Rukh Khan membagikan poster drama serta foto bersama sang putri dalam media sosial Instagram @iamsrk pada pekan lalu. “Bersama Juliet-ku di London. Sebuah pengalaman dan performa luar biasa oleh semua pemeran. Selamat untuk seluruh anggota tim,” tulisnya.

Suhana Khan adalah putri pasangan Shah Rukh Khan dan Gauri kelahiran 22 Mei 2000. Saat ini, ia mengenyam pendidikan di Ardingly College, Sussex, London. Sementara sang kakak, Aryan Khan menjalani studi perfilman di Amerika. Ia juga memiliki adik bungsu bernama Abram.

Mengutip Bollywood Life, Suhana dikenal aktif di kampus. Kabar ini bahkan disebut-sebut menjadi pemantik perbincangan warganet tentang karier keartisan Shah Rukh Khan yang akan diteruskan oleh Suhana. Kabarnya, banyak penggemar menanti debut Suhana.

Sementara Agustus lalu, Suhana Khan dikabarkan segera memulai debutnya di panggung hiburan Bollywood. Media India memberitakan, debut Suhana akan dirilis sahabat Shah Rukh Khan, Karan Johar. International Business Time menuliskan, Shah Rukh Khan dan Gauri tengah mencari filmmaker selain Karan Johan untuk debut putrinya.

Suhana menghiasi sampul majalah Vogue India edisi Agustus lalu. Vogue India membagikan foto-foto Suhana yang tampak percaya diri dan memiliki aura natural sebagai artis, mengikuti jejak sang ayah. Shah Rukh Khan dan Gauri ikut membagikan foto putrinya di media sosial Instagram saat itu.

(ELG)

Priyanka Chopra dan Nick Jonas Resmi Menikah

Rajasthan: Selebritas Nick Jonas dan Priyanka Chopra telah resmi menjadi pasangan suami-istri. Mereka saling mengikat janji dalam dua kali upacara pernikahan di Jodhpur India pada akhir pekan kemarin, 1-2 Desember 2018.

Upacara pertama, seperti dilaporkan People, digelar menurut tradisi Kristen barat di Umaid Bhawan Palace pada Sabtu, 1 Desember. Ayah dari mempelai pria, Paul Kevin Jonas Sr, meresmikan upacara ini. 

Setelah jas Nick dan gaun Priyanka dirancang dan dibuat oleh Ralph Lauren, yang mana punya peran penting dalam hubungan mereka berdua. Selain karena Lauren adalah kawan dekat Priyanka, mereka juga pernah kencan saat sama-sama memakai koleksi Ralph Lauren untuk acara Met Gala 2017.

Pada hari berikutnya, personel Jonas Brothers dan aktris jebolan Miss World ini melangsungkan upacara pernikahan dalam tradisi Hindu India, mengikuti latar belakang keluarga mempelai wanita. Kali ini, Priyanka, 36, mengenakan sari berwarna merah dan Nick, 26, mengenakan pakaian tradisional beserta sorban. 

Beberapa hari sebelum upacara pernikahan, Priyanka dan Nick melakukan sejumlah ritual pranikah. Pada Rabu, mereka menggelar upacara tradisional Hindu bernama Puja untuk meminta restu dari Dewa. 

Pada Jumat, mereka menggelar upacara Mehendi dan menutupnya dengan pesta Sangeet. Pesta ini menampilkan pertunjukan tari dan musik untuk menghormati kedua calon mempelai. Saudara Nick, Kevin Jonas dan Joe Jonas turut hadir dalam pesta ini bersama Danielle Deleasa dan Sophie Turner.

Priyanka dan Chopra resmi bertunangan pada Juli 2018, setelah beberapa bulan berpacaran.
 

(ASA)

“Si Doel” Berharap Tahun Politik Berjalan Damai

Rano Karno. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: April mendatang bangku Presiden Indonesia kembali diperebutkan dalam pesta demokrasi. Pemeran Si Doel, Rano Karno berharap tahun politik mendatang masyarakat tetap damai.

“Damai, aman. Ini pesta, kok. Ngapain kita buat bertengkar,” papar Rano kepada Medcom.id di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat 30 November 2018.

Kepemimpinan dalam lima tahun mendatang akan ditentukan dalam pesta demokrasi yang berlangsung pada April 2019. Dua kandidat utama, pasangan calon presiden dan wakil Joko Widodo-Ma’aruf Amin menempati nomor urut 1. Lalu ada pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno di nomor urut 2.

Perbedaan pendapat mulai tampak di media sosial. Tak jarang perbedaan ini membuat beberapa pihak saling bergesekan.

Terkait perbedaan iitu, mantan Gubernur Banten ini berharap kemajemukan di Indonesia tetap bisa dihadapi tanpa berseteru.

“Berbeda boleh, tapi enggak harus bertengkar,” pungkasnya.

(ELG)

Guruh Sukarno Putra Kritik Artis yang Kerap Ucapkan “Hi Guys” dan “Which Is”

Jakarta: Guruh Sukarno Putra mengajak anak muda dan seniman untuk konsisten memakai bahasa Indonesia ketika tampil di publik atau bergaul dengan teman sebangsa. Bagi Guruh, menjunjung bahasa sendiri adalah satu cara untuk membuat Indonesia berjaya di dunia.

“Bukan sekadar jaya, tetapi menjadi mercusuar dalam pengertian, menjadi teladan bagi negara lainnya. Inilah tugas yang berada di pundak generasi muda penerus,” kata Guruh kepada reporter di kawasan Kemang, Senin, 26 November 2018.

Secara khusus, Guruh mengajak seniman berbagai bidang untuk memakai bahasa lokal ketika menyapa penonton atau khalayak masing-masing. Dia heran dengan artis yang suka memakai ungkapan seperti “hi guys”, “which is”, atau “thank you, thank you”.

“Saya mengimbau kita mulai dari hal sederhana saja. Soal bahasa, ini buat seniman, enggak usahlah menyapa penonton dengan bahasa Inggris atau dicampur Inggris. ‘Hi guys!’ Apa-apaan tuh?” ungkapnya.

“Di mana sih harga diri kamu sebagai bangsa? Maaf ya, mungkin saya agak ekstrem,” imbuhnya.

Guruh mengingatkan seniman dan anak-anak muda bahwa ada sumpah sebelum Indonesia berdiri, yaitu Sumpah Pemuda. Butir ketiga sumpah ini berbunyi “menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”.

“Dalam berbahasa, apalagi dengan teman sebangsa, kita harus menjunjung bahasa kita. Ngapain pakai kosakata Inggris?” tutur Guruh.

“Bukan berarti kita anti-asing. Dalam bidang busana, saya masih pakai jin.  Enggak apa-apa, asal itu dipakai dengan kesadaran. Kalau bisa, ambil unsur dari akar budaya kita. Saya senang senang dengan gaya dari anak-anak punk Marjinal dan komunitas Taring Babi,” lanjut Guruh.

Putra Presiden Sukarno ini juga mengingatkan para seniman bahwa mereka punya massa penggemar yang besar. Sebagai sosok yang dikenal publik, artis seharusnya bisa memberi motivasi dan pengaruh kepada orang-orang dan penikmat karya mereka.

“Supaya kembali ke kebudayaan Indonesia,” tukasnya.

Dalam waktu dekat, Guruh dan kelompok seninya Kinarya GSP akan ikut meramaikan pagelaran Hip-Hip Hura. Ini adalah pertunjukan seni yang digelar oelh Swara Gembira untuk merayakan karya-karya musik mendiang Chrisye.

Pagelaran Hip-Hip Hura akan digelar di Livespace SCBD Jakarta pada Sabtu, 8 Desember 2018. Sejumlah penampil lain di antaranya Kunto, Vira Talisa, Fauzan Lubis, Onar, Elfa’s Choir, dan Marjinal.

(ELG)

Nadine Alexandra Dorong Pengelolaan Sawit Berkelanjutan

Sintang: Aktris sekaligus pemerhati lingkungan Nadine Alexandra Dewi memandang mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek ekonomi, konservasi, dan sosial budaya lebih tepat untuk masa depan komoditas ini ketimbang melakukan boikot.

“Jadi yang harus dilakukan sekarang adalah mengontrol kerusakan supaya tidak menjadi lebih buruk daripada situasi sekarang. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memproduksi minyak kelapa sawit secara berkelanjutan,” tutur perempuan 27 tahun ini di sela-sela media trip WWF Indonesia mengenai pengelolaan sawit berkelanjutan di Sintang, Kalimantan Barat dikutip dari Antara, Minggu 25 November 2018.

Puteri Indonesia 2010 itu menilai pengelolaan perkebunan kelapa sawit dan konservasi lingkungan harus dilakukan secara seimbang, dengan mempertimbangkan segala aspek terkait. Nadine mengaku menaruh perhatian pada isu kelapa sawit, yang erat kaitannya dengan konservasi orangutan, yang selama ini menjadi fokus aktivitasnya.

Sejak 2010, Nadine telah bekerja sama dengan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), di mana dirinya banyak belajar mengenai konservasi dan rehabilitasi orangutan yang kehilangan habitatnya akibat pembukaan hutan untuk lahan kelapa sawit.

“Isu kelapa sawit dan deforestasi tidak bisa dipisahkan. Isu ini juga kemudian memengaruhi habitat orangutan karena industri kelapa sawit sepertinya kurang dikontrol atau diawasi dengan ketat,” kata Nadine.

Dengan mengikuti media visit WWF Indonesia di Sintang, Nadine mempelajari banyak hal mengenai pengelolaan perkebunan sawit berkelanjutan, berdiskusi dengan pemerintah daerah, juga ikut turun ke kebun dan bertemu langsung dengan para petani swadaya.

Lewat kegiatan seperti ini, ia berharap bisa mengawinkan visi rehabilitasi orangutan yang selama ini menjadi minatnya, dengan visi pengelolaan sawit berkelanjutan.

“Karena dari segi konservasi kita tidak boleh buta, semua aspek di bumi ini harus kita lihat mencakup manusia, serta spesies flora dan fauna yang sangat beragam. Jadi konservasi tidak bisa memilih satu aspek saja,” kata pemeran Brie dalam film Filosofi Kopi 2 itu.

(SAW)

SM Entertainment Gelar Acara Amal untuk Anak-anak Vietnam

Seoul: Beberapa selebriti di bawah naungan agensi SM Entertainment hadir dalam acara amal bertajuk SMTOWN Gala Charity Night 2018. Acara ini digelar pada Senin, 19 November 2018 waktu setempat.

Acara itu dihadiri sejumlah petinggi SM, di antaranya Lee Soo Man selaku Founder SM Entertainment dan Kim Young Min yakni General CEO. Sekretaris Jenderal Komite Korea untuk UNICEF Lee Ki Chul bersama perwakilan dari Dusan Magazine Park Seo Won juga hadir dalam acara yang dihadiri sekitar 80 undangan tersebut.

Kampanye acara amal ini digelar bersama UNICEF Korea dan Vogue Korea yang mengumpulkan dana untuk pendidikan di bidang musik bagi anak-anak Vietnam.

“SM bekerja untuk memproduksi musik, konten, dan para seniman bagus untuk membalas rasa cinta yang diterima. Kami telah meluncurkan SMile,” ungkap Lee Soo Man.

Dalam pidatonya, Lee Soo Man berharap seluruh artis dan pekerja di agensi SM Entertainment turut mengulurkan bantuan melalui bakat melalui komunitas dan melanjutkan kampanye ini di masa depan. “Kami ingin membawa cahaya untuk dunia melalui konten dan musik yang baik,” lanjut Lee Soo Man.

SM bekerja sama dengan UNICEF sejak 2016 untuk mensponsori pendidikan musik anak dalam program SMile for U. Personel Super Junior, Choi Siwon juga ikut berkontribusi sebagai sukarelawan secara personal dalam kampanye di Vietnam.

SM juga merilis kampanye Smile, sebuah proyek kontribusi sosial yang didirikan sejak 2014. Pendirian ini dibarengi dengan SMile Music Festival di mana para seniman SM ikut menyumbangkan waktu dan bakar mereka dalam kampanye tersebut.

(ELG)

Ucapan Belasungkawa kepada Mendiang Stan Lee Diabadikan di Internet

California: Upacara pemakaman untuk Stan Lee, legenda Marvel Comics yang meninggal pekan lalu, digelar secara terbatas bagi keluarga di Los Angeles. Namun Pow! Entertainment, perusahaan yang Stan Lee ikut bentuk pada 2001, menampung ungkapan belasungkawa dari publik dan para penggemar secara online atau daring. 

Pow! membangun memorial atau “monumen peringatan” ini dalam situs web therealsetanlee.com sejak akhir pekan lalu. Di sana, sudah muncul berbagai postingan tentang mendiang Stan Lee dari Twitter, Facebook, dan Instagram. 

Dalam keterangan situs web, Pow! meminta ucapan belasungkawa, kenangan, atau ungkapan apapun mengenai Stan Lee diunggah ke media sosial dengan salah satu tagar #RIPStanLee, #StanLee, #Excelsior, atau #Stanforever. 

Menurut laporan Deadline, pihak Pow! menjelaskan kenapa mereka membuat memorial atau monumen peringatan publik secara online.

“Stan selalu bersikukuh bahwa dia tidak ingin sebuah pemakaman terbuka bagi publik secara luas. Pihak keluarganya telah melakukan upcacara pemakaman privat secara tertutup untuk memenuhi keinginan beliau. Pikiran dan doa kami akan terus bersamanya,” tulis Pow! seperti dikutip Deadline. 

Stan Lee meninggal dalam usia 95 tahun di Los Angeles pada Senin pagi, 12 November 2018 waktu setempat. Selama bergabung ke Marvel Comics dan sempat menjadi pemimpin redaksi, Stan Lee telah ikut menciptakan sejumlah tokoh superhero populer seperti Spider-Man, Iron-Man, Fantastic Four, serta para X-Men. 

(ASA)

Erix Soekamti Tetap Menjauh dari Keriuhan Politik

Jakarta: Dalam era ketika sejumlah selebritas dan musisi aktif bersuara lebih kencang mengenai politik pemerintahan, Erix Soekamti bertahan dengan sikapnya. Pentolan grup Endank Soekamti ini memilih tetap menjauh dari keriuhan tersebut.

“Sikap kami, tidak mau terjun ke politik. Dari dulu, komitmen kami tidak mau menyentuh politik, kami hanya ada di ranah kreatif dan sekarang edukasi. Kami aktif di pendidikan,” kata Erix saat ditemui Medcom.id di Jakarta awal pekan ini.

“Aku enggak mau ke situ karena aku enggak ngerti. Kenapa enggak ngerti? Karena enggak ada ketertarikan,” sambungnya.

Menurut Erix, siapapun presiden yang pernah menjabat, dia dan kawan-kawan dari Endank Soekamti Yogyakarta tetap menjalankan usaha secara mandiri tanpa bantuan pemerintah. Salah satunya adalah kontribusi mereka dalam bidang pendidikan lewat sekolah non-formal bernama DOES University. Sekolah ini telah berhasil mendidik lima angkatan dan sedang bersiap untuk angkatan keenam pada Januari 2019.

“Sama saja kok. Ganti presiden juga aku tetap usaha sendiri. Aku bangun DOES University, siapa yang bantu? Kami juga enggak ngemis-ngemis, enggak ngomel, enggak merundung, enggak protes. Apa yang bisa kami lakukan, ya lakukan saja. Jadi ya enggak penting (pilihan politik), yang penting fokus dengan karya sendiri sebagai kontribusi kami sebagai musisi,” tutur Erix.

“Dari dulu, aku mensucikan diri sebagai musisi dan kreator,” imbuhnya.

Terkait DOES, Erix bercerita bahwa animator lulusan mereka telah bekerja di sejumlah studio berbagai kota, antara lain Batam (Infinite), Jakarta (Lumine), Surabaya, dan Malang. Ada juga animator yang ikut mengerjakan film laga Foxtrot Six.

Selain bermusik, Erix juga menekuni hobinya dalam bidang sinematografi. Dia telah membuat banyak karya video yang sebagian diunggah di kanal YouTube pribadi. Dalam waktu dekat, bersama Dian Sastrowardoyo dan Yandy Laurens, dia akan menjuri film-film pendek dalam program kompetisi Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2018.

“Ini kesempatan besar sekali untuk bisa belajar langsung dan berdekatan dengan industrinya. Kalau juri untuk festival-festival kecil, sudah sering. Baru kali ini dilibatkan (dalam festival besar),” tukas Erix.

(ELG)

Influencer Muda Dunia Maya

Jakarta: Dalam dunia digital, kreativitas unik dapat menciptakan suatu karya yang mampu memengaruhi dan menginspirasi banyak orang. Para pelaku ini yang biasa disebut sebagai influencer. 

Para influencer di dunia digital menyajikan beragam konten yang menarik. Misalnya, kehidupan sehari-hari, fesyen, hobi, hingga makanan. Konten yang mereka sajikan menjadi inspirasi bagi jutaan pengikutnya.

Mari kita mengenal lebih dekat para influencer tersebut. Salah satunya, Natya Shina. Dia beken sebagai seorang content creator. Namanya mulai mencuri perhatian publik setelah membuat koreografi dancer bersama rekannya.

Shina mulai membuat konten koreografi modern dance saat Korean pop sedang digandrungi. Shina makin dikenal luas saat membuat koreografi dance bertema Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Kemudian, ada Hendi Hindaro. Dia seorang pekerja biasa yang memiliki hobi me-review dan mengabadikan makanan yang dikonsumsi dengan cara difoto dan memvideokannya. 

Hendi sering bekerja sama dengan para foodies, sebutan komunitas makanan di Instagram, untuk jalan-jalan kuliner dan mereview makanan-makanan tersebut. Uniknya, Hendi selalu me-review makanan khas Indonesia.

Selanjutnya ada Tommy Liem, creative content yang namanya tidak asing lagi di dunia digital, terutama YouTube. Dia pertama kali berkarya sebagai creative content bersama temannya, untuk membuat video bertema masalah keseharian. Tidak disangka karya tersebut membawa Tommy Liem sebagai salah satu Best Creative Content Asia 2017.

Terakhir, ada Maria Selena, model yang kini menjadi influencer gaya hidup sehat. Selain tuntutan profesi, Maria memang sudah menjalani gaya hidup sehat sejak masih duduk di bangku SMA.

Pola hidup sehat dijalaninya setelah dirawat di rumah sakit akibat jajan sembarangan. Kini, Maria menjadi salah satu role model anak muda untuk mendapatkan berbagai tips hidup sehat.

Saksikan selengkapnya kisah inspirasi para influencer pada program IDEnesia, Minggu, 11 November 2018, pukul 21.30 WIB.

(ROS)

Ezra Miller Pernah Alami Pelecehan Seksual

Los Angeles: Ezra Miller angkat bicara soal pelecehan seksual yang pernah dialaminya. Hal itu dialami ketika aktor Fantastic Beasts tersebut masih di bawah umur.

Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara terbarunya bersama The Hollywood Reporter dikutip dari NME, ketika ia menyarankan para pria kuat harus tunduk pada perempuan dan kekuatan feminin karena mereka telah mengacaukan dunia.

“Mereka memberi saya anggur dan saya masih di bawah umur,” kata Ezra saat mengalami perlakuan tidak menyenangkan tersebut dari sutradara dan produser.

“Mereka mengatakan, ‘Hei, ingin terlibat dalam film kami tentang revolusi gay?’ Aku membalas, ‘Tidak, kalian adalah monster’,” ucapnya.

Aktor berusia 26 tahun itu juga bersyukur, iklim masyarakat sekarang untuk angkat bicara sangat baik. Salah satunya tagar #MeToo yang sempat viral di Twitter. Tagar ini merupakan seruan bagi para penyintas pelecehan seksual yang sempat bungkam.

“Ini adalah momen yang baik. Anda tahu mengapa? Pelecehan seksual itu sangat tidak diterima. Kita semua tahu perlakuan itu tidak diterima ketika kita tengah berjuang. Itulah dunia Hollywood. Aku pikir orang di industri film, termasuk aku, tahu kami seperti pekerja seksual,” paparnya.

Ia termasuk salah satu aktor yang aktif berbicara tentang pelecehan seksual yang terjadi dalam industri film. Terlebih, ketika isu ini muncul dalam dunia Hollywood.

“Aku rasa para pria yang berkuasa harus mengakui dan merendahkan diri pada kekuatan perempuan, karena selama ini tindakan mereka merusak dunia,” ucapnya.

Bukan kali ini saja Ezra mengutarakan dukungan untuk gerakan #MeToo. Dalam wawancaranya bersama Majalah GQ, ia mengungkapkan bagimana pria aku mengakui perbuatannya.

Ezra Miller memerankan tokoh Credence Barebone dalam sekuel Fantastic Beasts, The Crimes of Grindelwald. Film ini dirilis di bioskop pada 16 November 2018.

 
(ELG)

Lee Jong-suk Dideportasi dari Indonesia, Agensi akan Tempuh Jalur Hukum

Jakarta: Pihak agensi Lee Jong-suk, A-Man Project menyatakan siap menempuh jalur hukum atas kasus deportasi yang dialami artisnya pada Senin, 5 November 2018. Pernyataan ini dipaparkan melalui akun Instagram A-Man Project pada Senin malam.

“Kami berencana menempuh jalur hukum untuk menuntut pihak agensi dan promotor lokal yang menyebabkan insiden ini,” papar A-Man Project.

Pihak Lee Jong-suk bekerja sama dengan pengacara Ahn Jung Hye dari firma hukum Yulchon untuk menindaklanjuti perlakuan pihak agensi dan promotor lokal di Indonesia. Mereka juga menuturkan permohonan maaf karena membuat penggemar Lee Jong-suk khawatir.

“Sekali lagi kami minta maaf pada perusahaan produksi drama, para staf, dan publik karena menyebabkan kekhawatiran. Kami dari pihak agensi dan Lee Jong-suk akan membayar semua cinta yang kalian tunjukkan kepada sang aktor,” tulis pihak agensi.

Di samping itu, pihak A-Man Project juga merasa kesal karena agensi dan promoter lokal Indonesia berbelit saat ditanya soal alasan tindakan deportasi terhadap Lee Jong-suk dan tim. Jawaban yang kerap berubah dan tidak pasti membuat pihak agensi Lee geram.

“Kami masih mencari tahu penyebab insiden ini, tetapi penjelasan pihak agensi dan Yes24 selalu berubah-ubah. Pertama, kami mendengar bahwa pihak perwakilan Yes24 di Indonesia mengambil paspor Lee Jong-suk dan tim tanpa alasan kemudian menghilang. Beberapa jam kemudian, mereka ditahan pihak otoritas pajak Indonesia karena tidak membayar pajak. Penjelasan mereka berubah dan mengatakan paspor Lee Jong-suk dan tim diambil selama proses berlangsung.”

“Dua jam kemudian, media lokal Indonesia melaporkan Yes24 tidak melampirkan izin kerja waktu tertentu dan menyebabkan permasalahan terkait visa. Setiap penjelasan mereka sungguh tidak bisa dipercaya dan (kami) tidak tahu penjelasan dan alasan apa lagi yang akan diberikan,” tulis pihak agensi.

Menurut A-Man Project, insiden ini menjadi pengalaman pertama mereka.

“Halo, kami A-Man Project. Kami menjadi pusat perhatian banyak orang lantaran keberangkatan aktor Lee Jong-suk tertunda setelah melakukan jumpa penggemar karena ada beberapa masalah dengan pihak agensi dan promotor lokal Yes24. Ini kali pertama kami mendapat perlakuan seperti ini, kami sangat terkejut.”

“Lee Jong-suk tidak memikirkan dirinya sendiri, ia justru khawatir jadwal syuting drama berubah karena masalah yang dialami. Beruntung, pihak kedutaan Korea Selatan di Indonesia berhasil memberangkatkannya dan tengah dalam perjalanan pulang ke rumah,” papar pihak agensi dalam keterangan tertulis di Instagram.

Lee Jong-suk menggelar fan meeting atau jumpa penggemar bertajuk Crank Up pada Sabtu, 3 November 2018 di The Hall Kasablanka Jakarta. Mereka yang seharusnya dijadwalkan pulang pada Minggu, 4 November harus menunggu lantaran ada masalah internal dalam pihak agensi.

Lee Jong-suk telah bertolak ke Korsel pada Senin malam, 5 November 2018 dengan maskapai Korean Air.

 
(ELG)